Di Bawah Saudi, Australia Juara 2 Negara Pengimpor Senjata

Australia

Stockholm International Peace Research (SIPRI) merilis hasil riset tentang daftar negara pengimpor senjata. Hasilnya, Australia berada di urutan kedua negara pengimpor senjata.

Australia ’berjalan mundur’ dari yang tadinya menargetkan masuk 10 besar negara pengekspor senjata malah terjerembab jadi pengimpor nomor dua di tahun 2018. Posisi ini berubah dari 2017 di mana Australia berada di posisi 4.

Nomor satu pengimpor senjata diduduki oleh Arab Saudi.

Dilansir dari Harian Kompas dan ABC Australia, pemerintah Australia sebetulnya sejah tahun lalu telah memberi insentif kepada perusahaan-perusahaan pembuat senjata yang berpeluang menjual produknya ke luar negeri.

“Sangat sulit masuk kelompok itu (10 besar pengekspor senjata), saya kira tidak ada prospek yang realistis untuk masuk 10 besar,” kata Andrew Davies, seorang analis pertahanan terkenal.

Andrew tak mengesampingkan jika Australia memang menjual lebih banyak senjata. Tapi bagaimana pun posisi Australia tak kunjung naik. Tahun 2018, Australia berada di posisi ke-25 sebagai negara pengekspor senjata.

Menteri Pertahanan Australia, Melissa Price, mempertanyakan hasil temuan SIPRI.

Berdasarkan data Bank Dunia, anggaran belanja senjata Australia adalah 1,89% dari PDB di tahun 2018.

Baca juga: Toleransi Terhadap LGBT Menurun di Kalangan Muda Amerika

Berikut 10 besar negara paling banyak mengimpor senjata:

1. Arab Saudi
2. Australia
3. China
4. India
5. Mesir

6. Algeria
7. Korea Selatan
8. Uni Emirat Arab (UEA)
9. Qatar
10. Pakistan

Indonesia berada di urutan ke-22 dalam daftar ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *