Pengalaman Urus BI Checking Sendiri ke Kantor OJK

urus bi checking

Beberapa faktor akan jadi dipertimbangkan pemilik dana saat kita mengajukan pinjaman/kredit. Salah satunya adalah BI Checking yang berisi riwayat kredit kita.

Fyi, sejak pengelolaannya berpindah dari BI ke OJK, maka istilah BI Checking saat ini telah berubah jadi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Tapi di tulisan ini saya masih pakai term BI Checking ya.

Sebagai individu (bukan dari lembaga keuangan atau otoritas berwenang), kita bisa mencari tahu sendiri mengenai isi BI Checking tersebut. Kira-kira ada yang salah nggak sih dengan riwayat kredit kita.

Setelah bertanya ke mbah Google, saya mendapat informasi bahwa kalau mau tahu hasil BI Checking kita sendiri, cukup datang ke kantor OJK di hari dan jam kerja. Tanpa dipungut biaya alias gratis.

Karena Jumat kemarin saya dapat jatah libur, jadi saya memutuskan untuk mengurus hal ini.

Kantor OJK yang melayani soal BI Checking ini berada di komplek perkantoran Bank Indonesia (Jakarta Pusat), tepatnya di Menara Radius Prawiro lantai 2.

Begitu tiba di gerbang masuk komplek perkantoran Bank Indonesia, kita diminta menukar kartu identitas (standar ketika akan masuk gedung-gedung di Jakarta). Ketika saya bilang mau ke bagian BI Checking, petugas bilang silakan tukar ke NPWP atau SIM saja.

Ya, karena KTP harus tetap kita pegang dan menjadi syarat utama pengajuan informasi BI Checking untuk perseorangan. Petugas bilang “gedungnya yang warna biru tinggi, ada di bagian depan”.

Oh iya, saya ke BI dengan menggunakan Transjakarta dan turun di Halte BI. Setelah itu jalan kaki ke gerbang masuk yang ada di Jalan Kebon Sirih.

Hari Jumat itu layanan BI Checking buka pukul 09.00-11.30 WIB (untuk sesi pagi) dengan batas registrasi pukul 11.00 WIB. Sedangkan sesi siang dibuka pukul 13.30-15.00 WIB dengan batas registrasi pukul 14.30 WIB.

Baca juga: Bertebaran Grup Trabar Olymp Trade di Telegram, Haruskah Join VIP?

Saya datang di sesi siang. Setelah sampai di Menara Radius Prawiro, di lobi kita akan diminta menukar lagi kartu tamu dari gerbang masuk dengan kartu tamu lainnya.

Tepat jam 13.30 WIB saya dipersilakan naik ke lantai 2 (dengan puluhan orang lain yang akan urus BI Checking juga).

Keluar lift, akan ada petugas stand by yang memberi kita formulir permohonan. Sebelum mengisi form tersebut, sebaiknya ambil nomor antrean dulu.

Oh iya, kalian bisa pilih antrean untuk ‘cetak’ saja atau antrean ‘cetak dan konsultasi’. Saya memilih yang kedua.

Setelah ambil nomor antrean, kita duduk lagi menunggu dipanggil sambil mengisi form. Saran saya, sebaiknya bawa pulpen atau alat tulis sendiri. Alat tulis yang disediakan terbatas.

Kemudian nomor antrean saya dipanggil, saya diminta menyerahkan form dan menunjukkan KTP asli. Setelah itu diminta duduk lagi.

Setelah itu dipanggil kedua kali untuk diberi hasil cetak BI Checking kita. Duduk lagi. Di panggilan ketiga kita membawa hasil cetak itu untuk dikonsultasikan dengan petugas OJK. Jika hasil BI Checking bermasalah, mereka akan memberi saran-saran untuk membuatnya clear.

Semua proses itu berlangsung cukup cepat. Sekitar pukul 14.30 WIB saya sudah selesai berkonsultasi.

Buat kalian yang berniat mengajukan pinjaman atau yang penasaran kenapa pengajuan kartu kredit ditolak, mungkin bisa cari tahu dulu apa yang salah dengan transaksi kredit kalian selama ini.

Gratis, cukup bawa KTP asli, dan prosesnya nggak lama. Mungkin satu hal yang masih membuat penasaran adalah kenapa yang dulu BI Checking bisa diketahui secara online sekarang wajib datang ke kantor OJK. Sedikit repot memang jika belum ada jatah cuti atau sedang benar-benar tak ada waktu. Paling ya bisa buat surat kuasa dan meminta tolong ke orang lain.

Sumber foto: Tagar.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *